Langsung ke konten utama

Kholidin dan Setiawan Sabet Medali Perunggu Men’s Doubles Para Recurve di Aichi-Nagoya

AICHI-NAGOYA — Tim nasional para panahan Indonesia kembali mencatatkan hasil manis di panggung olahraga disabilitas terbesar se-Asia. Tampil pada ajang Asian Para Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, duo atlet recurve Indonesia, Kholidin dan Setiawan, berhasil menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Merah Putih.


Foto: Dok. Instagram / @npcindonesia

Prestasi tersebut diraih usai perjuangan sengit Kholidin dan Setiawan di nomor Men’s Doubles Para Recurve. Tampil solid dan fokus sepanjang laga, keduanya mampu mengatasi tekanan dan memastikan diri membawa pulang medali kehormatan untuk bangsa.

Capaian perunggu ini sekaligus memperpanjang torehan positif serta konsistensi tim para panahan Indonesia di ajang multi-event internasional ini. Kerja sama yang solid antara Kholidin yang berpengalaman dan Setiawan terbukti menjadi kombinasi ampuh dalam meredam perlawanan lawan-lawan tangguh dari negara Asia lainnya.

Tambahan medali dari sektor recurve beregu putra ini tidak hanya memperkaya pundi-pundi medali Indonesia, tetapi juga membuktikan kualitas pembinaan atlet para panahan nasional yang semakin disegani di kancah dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Savior Gabriela Pelle, Atlet Muda Panahan yang Bangkit dari Kejatuhan hingga Raih Medali Porprov Sulut 2025

Perjalanan panjang atlet panahan muda Savior Gabriela Pelle (lahir di Manado, 18 September 2007) menjadi salah satu kisah paling inspiratif di dunia panahan tanah air. Atlet yang dulu berlatih dan bertanding untuk Jambi ini akhirnya kembali ke tanah kelahirannya dan membela Kontingen Kota Manado pada Porprov Sulawesi Utara 2025, di mana ia sukses membawa pulang empat medali bergengsi. Savior mulai mengenal panahan pada Januari 2020. Awalnya, hanya kakaknya yang mengikuti latihan, namun rasa penasaran membuatnya ikut mencoba. Tidak lama kemudian pandemi Covid-19 datang, membuat latihan serba terbatas. Alat harus digunakan bergantian, dan sebagian latihan dilakukan secara mandiri. Di saat rekan-rekan latihannya sudah mencoba jarak 30–40 meter, Savior masih jauh tertinggal. Namun kondisi itu tidak membuatnya mundur. Ia melatih fisik, memperbaiki teknik, dan berlatih berjam-jam di rumah. Perlahan ia mampu mengejar ketertinggalan. Awal 2021, ia mengikuti lomba pertamanya sebuah event tingka...

Kasus Atlet Panahan Bali Berlanjut ke Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI)

  Sumber 📸 : Instagram @worldarchery Vetra Archery News – Kasus yang menimpa atlet panahan asal Bali, RM. Gusti Fazli Kertinegoro, yang sebelumnya tidak diberangkatkan ke event panahan di Gwangju, Korea Selatan, pada awal September 2025 lalu, kini resmi berlanjut ke Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI). Informasi ini disampaikan oleh Infithar Fajar Putra, ayah dari Gusti Fazli, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengprov Perpani Bali. Dalam keterangannya di Denpasar pada Jumat (31/10/2025), Fajar Putra mengungkapkan bahwa keputusan untuk membawa kasus ini ke BAKI diambil karena adanya dugaan ketidaksesuaian dalam proses seleksi atlet menuju Pelatnas SEA Games 2025. Menurut penuturan Fajar, dalam pertemuan di sekretariat PB Perpani Jakarta pada 12 Agustus 2025, dirinya telah menyampaikan bahwa permasalahan dianggap selesai apabila atlet DIY berinisial ADP tidak diberangkatkan ke Gwangju. Namun karena ADP tetap diberangkatkan, persoalan pun berlanjut. > “Atlet AD...

Peluncuran Platform Digital "Sistem Scoring & Peringkat Panahan TJT (TJT Archery Jambi)"

Tanjung Jabung Timur, 17 Oktober 2026 – Perkembangan olahraga panahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur kini semakin didukung oleh hadirnya inovasi berbasis teknologi digital. Terhitung mulai tanggal 17 Oktober 2026, platform mandiri pemeringkatan dan dokumentasi panahan, TJT Archery Jambi , telah dirilis secara publik dan dapat diakses melalui panahantanjabtimur.netlify.app . Inisiatif pengembangan sistem berbasis web ini dimotori oleh Mufid Yulianto sebagai Digital Presence Developer , yang dihadirkan sebagai wadah digital untuk mempermudah pencatatan skor latihan, transparansi informasi, serta pendokumentasian rekam jejak prestasi para atlet panahan Tanjabtim secara terpusat. Melalui platform ini, masyarakat, pencinta olahraga, serta pemerhati panahan dapat dengan mudah mengakses: Informasi pencapaian medali dan riwayat kejuaraan yang telah diraih para atlet. Pembaruan data skor latihan serta pemeringkatan internal secara berkala. Hadirnya platform ini diharapkan dapat membantu me...